Close

Tantangan Berat Persib di ACL Two 2025

Tantangan Berat Persib di ACL Two 2025
  • PublishedDesember 23, 2025

Kesiapan Thom Haye Menjelang Laga Perdana ACL 2

sentral-bisnis- Persib Bandung memang menghadapi tantangan berat di AFC Champions League Two (ACL Two) 2025/2026,

terutama di fase grup yang penuh persaingan ketat melawan tim-tim kuat Asia Tenggara.

Perjalanan Persib di Fase Grup GPersib tergabung di Grup G bersama:

  • Lion City Sailors (Singapura)
  • Bangkok United (Thailand)
  • Selangor FC (Malaysia)
Beberapa momen krusial menunjukkan tantangan tersebut:

Pertandingan sulit tandang — Contohnya kekalahan dramatis 2-3 dari Lion City Sailors pada 26 November 2025 di Singapura,

meski sempat unggul dan Thom Haye memberikan dua assist.

Jadwal padat — Kombinasi dengan Liga 1 domestik menguji kedalaman skuad dan pemulihan fisik pemain.

Persaingan ketat — Hingga akhir fase grup, Persib harus berjuang untuk mengamankan posisi lolos.

Namun, Persib berhasil mengatasi tantangan ini dengan finis sebagai juara Grup G (13 poin dari 6 laga) setelah mengalahkan
 
Bangkok United 1-0 pada laga pamungkas 10 Desember 2025 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).
 
Kemenangan ini memastikan lolos ke babak 16 besar.Tantangan Khusus bagi Thom HayeGelandang Thom Haye
 
(pemain naturalisasi Timnas Indonesia) sering menjadi kunci permainan Persib,
 
tapi juga merasakan beban tantangan:

Ia akui laga tandang ke Lion City Sailors sebagai “ujian berat” karena lawan punya pemain berkualitas dan permainan cepat.

Dalam kekalahan 2-3 itu, Haye tampil brilian dengan dua assist (ke Frans Putros dan Andrew Jung),

tapi “sihirnya” tak cukup untuk selamatkan tim dari comeback lawan.

Jadwal padat dua kompetisi (ACL Two + Liga domestik) membuatnya dan rekan-rekan harus banyak berkorban untuk jaga tren positif,

runner-up grup lain, seperti raksasa Korea Selatan Pohang Steelers. Ini jadi langkah bersejarah bagi Persib di kancah Asia

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *