Sheet Mask Bikin Wajah Glowing
sentral-bisnis-Beberapa hal yang JARANG diceritakan brand kecantikan tentang sheet mask.
Essence-nya sering kebanyakan parfum & alkoholBanyak sheet mask murah (terutama yang <15 ribu) pakai fragrance dan alcohol denat
di urutan atas bahan. Bau harum sih
, tapi bikin kulit kering & iritasi dalam jangka panjang. Cek ingredients: kalau “fragrance/parfum” ada di 5 besar, mending skip.
Bukan semakin lama semakin bagusIdealnya cuma 10–20 menit. Kalau kebanyakan (30–60 menit), sheet mask malah menguap dan “menyedot kembali” kelembapan
dari kulitmu (reverse osmosis). Kulit malah jadi lebih kering! Jangan langsung cuci muka setelah pakaiSisa essence-nya memang lengket,
tapi itu yang bikin kulit glowing. Tepuk-tepuk sampai meresap, baru lanjut moisturizer. Cuci muka = buang manfaatnya.
Ada sheet mask yang bikin breakout & fungal acneBahan seperti Butylene Glycol + Polysorbate + bahan fermentasi (galactomyces,
dll) + lembaran yang tebal bisa jadi makanan jamur Malassezia.
Kalau kamu gampang fungal acne (jerawat kecil-kecil di dahi/jidat), pilih yang “fungal acne safe”.
Hati-hati klaim “10x lebih melembapkan”Itu cuma efek sementara karena occlusive (tertutup plastik). Besoknya kulit bisa balik kering
kalau nggak dilock dengan moisturizer berat.
Expired atau penyimpanan salah = bahayaSheet mask yang sudah menggembung (ada udara banyak di dalamnya)
atau essence-nya mengental/kuning = BUANG. Bisa tumbuh bakteri/jamur.
Simpan di kulkas (lebih segar + soothing)
Pakai setelah toner/exfoliating acid (penyerapan lebih baik)
Pilih bahan lembaran biocellulose atau hydrogel (lebih nempel & essence lebih meresap)
Setelah lepas masker, langsung pakai sleeping mask/moisturizer tebal sebagai occlusive