Pempek Khas Palembang Beserta Kuah Cuko yang Nikmat

sentral-bisnis- makanan khas tradisional dari Palembang, Sumatera Selatan, Indonesia. Ini merupakan camilan gurih berupa fishcake (bakso ikan)
yang terbuat dari daging ikan giling (biasanya ikan tenggiri atau wahoo) dicampur dengan tepung sagu (tapioka), air, garam, dan bumbu sederhana.
Teksturnya kenyal dan chewy, serta biasanya direbus dulu lalu digoreng sebelum disajikan.
Pempek selalu disajikan dengan kuah cuko (atau kuah cuka), yaitu saus hitam kental yang berasa asam, manis, pedas, dan gurih.
Saus ini dibuat dari gula merah, cuka, cabai, bawang putih, dan terkadang tambahan seperti ebi atau tongcai.
Hidangan ini biasanya ditambah irisan timun segar, mie kuning (soun), dan taburan ebi kering untuk menambah rasa dan tekstur.
Sejarah Singkat
Menurut cerita rakyat, seorang “apek” (kakek tua Tionghoa) mencampur ikan giling dengan tepung sagu untuk dijual keliling,
dan orang-orang memanggilnya “pek… apek!”, yang akhirnya menjadi “pempek”. Ada juga akar lebih tua dari masa Kerajaan Sriwijaya,
terkait hidangan kelesan dari ikan dan sagu
Jenis-Jenis Pempek Populer
Ada banyak variasi pempek, di antaranya:
Berisi telur ayam utuh di dalamnya, direbus, ukuran besar (paling bergizi karena tambahan protein telur).
Bentuk panjang silinder seperti sosis, versi klasik tanpa isian.
Bulat-bulat kecil, langsung digoreng tanpa direbus dulu.
Bentuk kerupuk garing, sering dari kulit ikan.
Berisi tumisan pepaya muda.


