Daftar Mobil Listrik Terlaris & Penjualan Nasional Gaikindo
![]()
sentral-bisnis- menjadi periode penting bagi industri otomotif Indonesia, ditandai dengan lonjakan adopsi kendaraan listrik
(EV) meski pasar secara keseluruhan mengalami kontraksi. Berikut rangkuman utama perkembangan sepanjang tahun ini:
1. Tren Elektrifikasi yang Dominan
Penjualan kendaraan listrik menunjukkan pertumbuhan signifikan. Hingga September 2025, tercatat 55.225 unit EV terjual, naik drastis dibanding tahun sebelumnya.
Didorong insentif pemerintah seperti diskon PPN untuk EV dengan TKDN tinggi, serta ekspansi merek China seperti BYD, Wuling, Chery, dan Neta.
Hybrid (HEV/PHEV) juga menjadi jembatan transisi, dengan produsen Jepang seperti Toyota dan Honda memperkuat lini hybrid.
Prediksi untuk 2026: Pertumbuhan EV melambat karena pengurangan insentif impor dan fokus pada produksi lokal.
Penjualan mobil nasional mengalami penurunan sekitar 10-15% sepanjang tahun, dipengaruhi pelemahan daya beli, kenaikan PPN menjadi 12%, dan tantangan ekonomi.
Segmen SUV dan MPV tetap mendominasi, meski EV semakin menggerus pangsa pasar konvensional.
Merek China seperti BYD dan Chery tumbuh triple digit, sementara merek Jepang seperti Toyota masih memimpin tapi tertekan.
3. Mobil Baru yang DebutHighlights: BYD Sealion 7, Wuling Cloud EV, Neta X, Chery Tiggo series, Mitsubishi Destinator, serta varian baru dari Suzuki dan Hyundai.
Pameran seperti IIMS 2025 (Februari) dan GIIAS 2025 (Juli-Agustus) menjadi ajang utama peluncuran, dengan fokus pada teknologi ramah lingkungan.
Modifikasi bergeser ke gaya street racing, stance, dan elegan, kini merambah ke EV (misalnya exhaust valvetronic pada mobil listrik).
Konsumen semakin mencari kendaraan fungsional, efisien, dan terjangkau, dengan EV kompak menjadi favorit di kota besar.
Tahun 2025 menegaskan bahwa Indonesia sedang dalam fase transisi menuju mobilitas berkelanjutan, meski tantangan infrastruktur