cerita singkat sejara kebudayaan suku Moronene
sentral-bisnis–Suku Moronene merupakan salah satu suku tertua di Sulawesi Tenggara, Indonesia, yang mendiami wilayah Kabupaten Bombana
dan sekitarnya, termasuk Kepulauan Kabaena serta Taman Nasional Rawa Aopa Watumohai.
Mereka berasal dari rumpun Melayu Tua (Proto Malayan) yang bermigrasi dari Hindia Belakang pada zaman prasejarah atau batu muda, sekitar 2.000 tahun.
suku Moronene sangat memperhatikan hubungan mereka dengan alam.
Hutan, gunung, dan sungai bukan hanya sumber daya alam,
atau untuk menjaga keseimbangan ekosistem.
Seni dan Kerajinan
Tenun Ikat Salah satu karya budaya yang paling terkenal dari suku Moronene
Ukiran dan Seni Rupa Suku Moronene juga dikenal dengan seni ukir
makna simbolis yang mendalam, terkait dengan kehidupan masyarakat dan alam sekitar mereka.
upacara adat


Arsitektur Tradisional
Upacara Adat dan Kepercayaan
Dalam beberapa hal, kepercayaan ini mencampurkan unsur-unsur agama lokal

Musik dan Tarian Tradisiona
Mereka menggunakan alat musik tradisional seperti gamelan dan tifa,
Pakaian Tradisional

Perkembangan Kontemporer
Mereka memiliki sistem kekerabatan yang erat,
di mana keluarga besar (atau klan) memiliki peran penting dalam berbagai keputusan sosial dan budaya
Pertanian dan Kehidupan Ekonomi
Suku Moronene, seperti banyak suku di Sulawesi, sangat bergantung pada pertanian dan perikanan untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka. Beberapa hasil pertanian utama mereka adalah: