Jajanan Legendaris yang Bikin Rindu Kampung Halaman

sentral-bisnis-Di antara deretan jajanan tradisional Sulawesi Selatan, ada satu yang selalu berhasil membuat orang Makassar (dan para perantau) langsung homesick
hanya dengan melihat fotonya: Pisang Epek. Kalau kamu melihat foto di atas, itulah wujud asli pisang epek yang sedang dipanggang di atas bara arang panas.
kenangan masa kecil di Makassar langsung bangkit kembali.
gosong dan dagingnya menjadi sangat lembut serta manis alami.
Nama “epek” sendiri berasal dari bahasa Makassar yang artinya “pipih” atau “gepeng”. Memang, setelah dipanggang
Ciri Khas Pisang Epek Makassar
Menggunakan pisang kepok tua yang benar-benar matang (kulitnya sudah kuning bercampur bintik-bintik hitam)
Dipanggang langsung di atas bara arang (bukan kompor gas), sehingga ada aroma asap khas
Pisang Epek Awa (Jalan A. P. Pettarani) – yang paling sering difoto karena tungku arangnya besar dan pisangnya selalu antri
Pisang Epek Losari (depan Pantai Losari, malam hari) – pemandangan laut + pisang epek = kombinasi sempurna
versi klasik sejak puluhan tahun lalu
konon yang paling enak versi banyak orang tua Makassar
“Di Jakarta atau di mana pun, belum pernah ketemu pisang epek yang rasanya sama seperti di Makassar.